Gubernur Gusnar Turun Langsung, Bawa Program president 3 juta rumah untuk rakyat Gorontalo.

POHUWATO – Rumah yang lebih layak dan kepastian hukum atas tanah kini menjadi harapan yang mulai terwujud bagi warga berpenghasilan rendah di Gorontalo. Melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pemerintah tidak hanya membantu memperbaiki hunian, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki perlindungan hukum atas aset tempat tinggalnya.
Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dengan memantau langsung progres pembangunan rumah BSPS di Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Rabu (5/8/2026).

Dalam kunjungan itu, Gusnar turut didampingi Kepala Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Gorontalo Sudarman Harjasaputra, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sulawesi, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.

Pada kesempatan tersebut, Gusnar menyerahkan sertifikat tanah kepada empat warga penerima manfaat BSPS di Kecamatan Paguat. Sertifikat gratis itu diberikan melalui kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Kementerian ATR/Badan Pertanahan Nasional sebagai bentuk kepastian hukum atas tanah dan rumah penerima program.

“Pemerintah memberikan sertifikat ini untuk memastikan penerima program BSPS tidak hanya memiliki rumah yang layak, tetapi juga memperoleh kepastian hukum atas tanahnya,” ujar Gusnar.

Tahun ini, Provinsi Gorontalo memperoleh alokasi sebanyak 6.066 unit rumah BSPS bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut merupakan bagian dari prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki tiga juta rumah tidak layak huni menjadi hunian yang aman dan nyaman.
Gusnar mengajak masyarakat untuk bersyukur karena program nasional tersebut turut dirasakan warga Gorontalo. Ia menegaskan, kepemilikan sertifikat tanah menjadi modal penting bagi masyarakat dalam membangun masa depan keluarga.


“Kita patut bersyukur programnya Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk membangun tiga juta rumah turut dirasakan masyarakat Gorontalo. Bapak ibu juga harus bersyukur sudah memiliki sertifikat, itu modal penting,” kata Gusnar.


Dengan memantau langsung pembangunan dan memastikan penerima memperoleh sertifikat tanah, Gubernur Gusnar Ismail menunjukkan bahwa program perumahan tidak hanya menghadirkan rumah yang layak, tetapi juga memberikan rasa aman serta kepastian masa depan bagi rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *