Gubernur Gusnar Ismail Sesalkan Anggaran SBSN Rp68,25 Miliar Dikembalikan

GORONTALO — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyesalkan penolakan penambahan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp68,25 miliar untuk pembangunan fasilitas UPT Asrama Haji Gorontalo.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) yang dipimpin Gusnar di Ruangan Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo, Kamis (27/8/2026). Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Gorontalo Arie Suwandani Wiwit Warastuti menjelaskan, tambahan pagu tersebut diberikan pada Juni 2026 untuk pembangunan gedung penginapan, gudang, dan klinik.

Namun, pejabat pembuat komitmen (PPK) UPT Asrama Haji tidak mengeksekusi anggaran tersebut karena menilai waktu efektif pelaksanaan tahun anggaran 2026 yang tersisa sekitar enam hingga tujuh bulan tidak cukup untuk menyelesaikan seluruh paket pekerjaan.

Gusnar menilai pengembalian anggaran tersebut berpotensi menghambat persiapan Embarkasi Haji Gorontalo, yang selama ini menjadi prioritas Pemprov dan harapan masyarakat.

“Padahal embarkasi haji adalah prioritas super di daerah dan kita berjuang bersama-sama untuk mendapatkan dana ini dari SBSN,” sesal Gusnar.

Di sisi lain, pembangunan apron dan taxiway Bandara Djalaluddin sebagai bagian persiapan embarkasi haji telah menunjukkan progres fisik di atas 45 persen dan diproyeksikan selesai lebih cepat dari batas akhir kontrak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *