Menteri kebudayaan Fadli Zon Murka, Eks Rumah Jawatan Kantor Pos Dibongkar, Posisi walikota Adhan Dambea Kian Terdesak

Gorontalo. 3/09/2026. Polemik pembongkaran eks Rumah Jawatan Kantor Pos Gorontalo memasuki babak serius. Setelah perkara tersebut naik ke tahap penyidikan di Polda Gorontalo, posisi Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea kini menghadapi tekanan yang semakin besar.

Informasi yang beredar menyebutkan sedikitnya 18 saksi telah diperiksa penyidik. Persoalan pembongkaran bangunan bersejarah yang berkaitan dengan cagar budaya itu pun berpotensi menjadi bagian penting dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Tekanan semakin kuat setelah Menteri Kebudayaan Fadli Zon secara terbuka menyoroti pentingnya perlindungan cagar budaya. Dalam kegiatan taklimat media penetapan cagar budaya peringkat nasional (02/09/2026) di Graha utama, Jakarta. Fadli menegaskan bahwa bangunan bersejarah boleh dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi, termasuk restoran, kafe maupun hotel.

Namun, menurut Fadli, pemanfaatan tidak boleh dilakukan dengan cara merusak atau menghancurkan bangunan bersejarah.

Sikap keras Menteri Kebudayaan itu menjadi sorotan ketika dikaitkan dengan polemik eks Rumah Jawatan Kantor Pos Gorontalo. Fadli bahkan menyatakan persoalan pengrusakan cagar budaya tersebut akan dibawa ke ranah hukum.

Kini, perkara tidak lagi sebatas polemik antara pemerintah daerah dan publik. Pemeriksaan saksi oleh Polda Gorontalo serta sikap tegas Menteri Kebudayaan membuat pembongkaran eks Rumah Jawatan Kantor Pos memasuki wilayah yang jauh lebih serius.

Di tengah proses tersebut, publik tentu menunggu satu hal: sejauh mana keterlibatan walikota Adhan Dambea akan terungkap dalam proses hukum?

Sebab, bangunan yang dipersoalkan bukan sekadar gedung tua. Ia merupakan bagian dari jejak sejarah rakyat Gorontalo yang semestinya dijaga, dilindungi dan dilestarikan untuk generasi mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *