Di nilai tak menghormati hukum, warga gerah dan dukung Polda untuk tegakan hukum terhadap walikota

Foto ; Ilustrasi AI

Gorontalo.bSebagai pimpinan kepala daerah, walikota Gorontalo memberi contoh yang tidak baik untuk rakyat Gorontalo. Pasalnya setelah di duga merusak simbol sejarah perjuangan Gorontalo dengan membongkar eks rumah jawatan kantor pos yang merupakan cagar budaya, kini ia justru menunjukan sikap perlawan kepada Polda Gorontalo.

Pertama, walikota justru mangkir ketika di periksa Polda gorontalo. panggilan kedua, ia justru tidak memberikan keterangan bahkan mengejek Penyidik Polda Gorontalo untuk mempelajari Pasal 100 UU Cagar Budaya. Seolah ia lebih paham daripada pihak kepolisian.

Salah satu warga Gorontalo inisial AB, yang gerah dengan sikap walikota Gorontalo yang menunjukan iktikat tidak baik untuk pelestarian cagar budaya dan tidak menghormati proses hukum, ia meminta Polda Gorontalo untuk bersikap tegas dan segera menetapkan status hukum bagi siapa saja yang terlibat dalam pembongkaran cagar budaya, termasuk walikota Gorontalo jika telah memenuhi 2 alat bukti.

Secara etika pemerintah walikota Gorontalo di duga telah membuat 2 kesalah besar, pertama dugaan keterlibatanya di dalam pengrusakan cagar budaya, dan kedua sikapnya yang tidak Menghormati proses dan penegak hukum

Sikap tidak menghormati hukum sama saja “menginjak nginjak” konstitusi kita yang menunjuk tinggi sebagai negara hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *