Gorontalo, 18/05/2026. Peluncuran aplikasi Open Data Gorontalo “Pentagon” di Kantor Gubernuran, Senin (18/5/2026), menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menghimpun dan mengelola data sektoral terintegrasi lintas pemerintah guna mendukung program Satu Data Indonesia. Platform digital tersebut diharapkan menjadi rujukan utama dalam penyusunan perencanaan hingga evaluasi program kegiatan OPD.
Gubernur Gorontalo menegaskan bahwa membangun data berarti membangun kepercayaan publik. Menurutnya, data harus dikumpulkan dan dikelola secara baik dan benar agar dapat dipercaya masyarakat serta menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran.
“Bisa dibayangkan ketika pemerintah berbicara ke hadapan publik dengan sebuah kebijakan yang disusun berdasarkan data yang tidak tepat, maka yang terjadi adalah di tengah jalan proses kebijakan itu pasti mendapatkan tanda petik perlawanan dari masyarakat. Dan yang kedua, kalau kita paksakan pada akhirnya hasil kebijakan juga tidak baik bagi masyarakat,” ujar Gusnar.
Ia juga menekankan pentingnya keseragaman data di lingkungan pemerintah provinsi. Melalui “Pentagon”, setiap pidato, kebijakan, maupun bahan perencanaan diharapkan menggunakan data yang sama sehingga dapat dipertanggungjawabkan di hadapan publik.
“Supaya kita seragam berbicara, kemudian data itu keluar bisa kita pertanggung jawabkan. Enak juga kalau berdebat atau berbicara depan publik, kemudian data-data yang berbicara,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Pemprov Gorontalo turut menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Australia di Indonesia melalui program Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) yang telah mendukung pengembangan aplikasi tersebut. Peluncuran “Pentagon” juga dihadiri Wakil Duta Besar Australia, .
















Leave a Reply