Gorontalo. 23/06/2026. Kegiatan Street Coffee yang digagas oleh Walikota Adhan Dambea di Kota Gorontalo sebulan terakhir kalah bersaing dengan kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan Ke XVII di Gorontalo, tepatnya di Kabupaten Gorontalo.
Jika yang hadir di Street Coffee hanyalah masyarakat biasa, beda dengan PENAS, Presiden, Wakil Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota Se-Indonesia turut hadir pada acara empat tahun tersebut.
Bahkan, Street Coffee ‘tertolong’ dengan kunjungan dari para tamu se-Indonesia yang memang tujuan utamanya untuk menghadiri PENAS, bukan Street Coffee.
Sofyan Puhi sebagai Bupati Kabupaten Gorontalo memang hebat, daerahnya jadi pusat pembicaraan nasional bukan lokalan seperti Street Coffee.
Dampak positif bagi perekonomian dalam kegiatan PENAS sangat signifikan, bukan cuma di Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo pun kena dampak positif dari PENAS. Inilah yang membedakan Walikota Adhan Dambea dan Sofyan Puhi.
PENAS jadi primadona, jalanan macet, hotel-hotel penuh, penerbangan menuju Gorontalo harus ditambah karena membludaknya peserta dari seluruh daerah di Indonesia. Walikota harus mengacungi jempol ke Sofyan Puhi.















Leave a Reply