GORONTALO, 30/03/2026. Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai pelaksanaan kuliah ba’da subuh yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Ahad (29/3/2026). Kegiatan yang dihadiri jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Gorontalo itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus pertukaran gagasan antara pemerintah daerah dan warga Muhammadiyah.
Dalam forum tersebut, Ketua PWM Gorontalo, Dr. Sabhara Karim Ngou, menyampaikan sejumlah perkembangan organisasi, termasuk batalnya rencana Gorontalo sebagai tuan rumah Tanwir Muhammadiyah 2026 yang sebelumnya telah dipersiapkan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa semangat dan kesiapan organisasi di daerah tetap terjaga.
Respons positif juga tampak dari warga Muhammadiyah yang hadir, terutama terkait perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap penguatan kelembagaan dan pendidikan. Pada kesempatan itu, pemerintah provinsi menyerahkan hibah sebesar Rp100 juta kepada PWM Gorontalo, serta Rp100 juta kepada Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang bersumber dari pokok-pokok pikiran anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Anas Jusuf.
Di tengah dinamika tersebut, muncul gagasan yang dinilai lebih progresif. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mendorong agar Muhammadiyah Gorontalo tidak berhenti pada skala Tanwir, melainkan mulai mempertimbangkan peluang menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah di masa mendatang.
Menurut Gubernur, pengalaman persiapan Tanwir menjadi modal penting yang dapat dikembangkan untuk agenda yang lebih besar. Ia menilai, Gorontalo memiliki potensi dari sisi kapasitas, dukungan masyarakat, serta kesiapan infrastruktur untuk menggelar forum nasional berskala Muktamar.
“Tantangan ini sekaligus peluang. Kalau sebelumnya kita sudah sampai pada tahap kesiapan Tanwir, maka melangkah ke Muktamar bukan sesuatu yang mustahil,” ujar Gusnar.
Menanggapi hal tersebut, PWM Gorontalo menyatakan akan melakukan kajian internal serta berkoordinasi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah guna menilai secara komprehensif kemungkinan pencalonan Gorontalo sebagai tuan rumah Muktamar pada periode mendatang.
Gagasan tersebut menjadi penutup yang menguatkan arah pembicaraan dalam forum, sekaligus membuka ruang baru bagi Muhammadiyah Gorontalo untuk mengambil peran lebih besar di tingkat nasional.
Antusiasme Menguat, Gorontalo Dijajaki sebagai Kandidat Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah












Leave a Reply