Kabupaten Bone Bolango, 07/05/2026. Komitmen Gubernur Gorontalo dalam memperkuat sektor kelautan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan kembali ditunjukkan melalui kunjungan lapangan ke sejumlah Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di pesisir selatan Kabupaten Bone Bolango, Rabu (6/5/2026).
Tanpa sekadar menerima laporan di balik meja, Gusnar turun langsung meninjau kondisi PPI Desa Tongo di Kecamatan Bonepantai serta PPI Desa Inengo di Kecamatan Kabila Bone. Kunjungan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah provinsi dalam memastikan fasilitas perikanan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat pesisir.
Di PPI Tongo, Gusnar melihat langsung keberadaan pabrik es yang telah direvitalisasi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Provinsi Gorontalo pada awal tahun 2026. Kehadiran fasilitas itu kini menjadi penopang utama aktivitas nelayan karena mampu memproduksi hingga 200 balok es per sekali produksi dengan harga terjangkau, yakni Rp13.000 per balok.
Namun bagi Gusnar, pembangunan tidak boleh berhenti hanya pada satu fasilitas. Ia ingin kawasan PPI berkembang menjadi pusat ekonomi nelayan yang modern, aktif, dan terintegrasi.
“Harus pembenahan total. Jadi kalau pabrik es sudah ada itu dari DAK provinsi, tinggal cold storage, kemudian pemecah es. Itu penting sekali. Demikian juga yang di Inengo, sama. Demikian juga ekosistem di dalamnya, jalan dan tempat pelelangan ikan,” ujar Gusnar.
Perhatian Gusnar juga tertuju pada bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang sudah lama tidak berfungsi. Kondisi bangunan yang rusak serta minimnya fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih dinilai menjadi penyebab aktivitas pelelangan ikan tidak berjalan optimal.
Meski pengelolaan TPI menjadi kewenangan pemerintah kabupaten dan PPI berada di bawah pemerintah provinsi, Gusnar menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama di atas sekat kewenangan administratif.
“Soal kewenangan itu, saya kira bisa kita urus secara bersama. Ketika kita siapkan semuanya infrastruktur, dia harus action di situ agar supaya tempat pelelangan ikan juga hidup,” kata mantan Wakil Gubernur Gorontalo era tersebut.
Langkah cepat pun disiapkan. Pemerintah Provinsi Gorontalo berencana mengajukan proposal revitalisasi dua PPI itu ke Kementerian Kelautan dan Perikanan agar mendapat dukungan pemerintah pusat pada tahun 2027. Fokus usulan meliputi pembangunan akses jalan, perbaikan TPI, penyediaan cold storage, hingga fasilitas pemecah es.
Kehadiran Gusnar di tengah masyarakat pesisir dinilai memberi harapan baru bagi nelayan Bone Bolango. Dengan pendekatan langsung ke lapangan dan perhatian terhadap kebutuhan riil masyarakat, Gusnar menunjukkan kepemimpinan yang responsif serta berorientasi pada penguatan ekonomi rakyat.












Leave a Reply