Gorontalo. Akhir akhir ini Gorontalo, gonjang ganjing dengan dinamika pertambangan. Rencana aksi masa yang murni kepentingan penambang justru tercederai dengan adanya keinginan “tersembunyi” walikota Gorontalo. Walikota Gorontalo akan memfasilitasi dengan memberikan izin lapangan taruna remaja untuk menampung masa aksi.
Sikap walikota Gorontalo ini sepertinya menambah daftar panjang pekerjaan Polda Gorontalo. Pasalnya di beberapa pemberitaan sebelumnya Polda Gorontalo telah mengambil sikap tegas dan keras untuk melarang jual beli emas hasil tambang ilegal.
Semestinya walikota mendukung penegakan hukum oleh Polda Gorontalo bukan justru memfasilitasi aksi masa memprotes kebijakan yang telah di tetapkan Polda Gorontalo. Ini hanya akan menambah daftar panjang pekerjaan penegakan hukum Polda Gorontalo.
Keputusan walikota yang memantik aksi masa hanya akan merepotkan Polda Gorontalo. Terlebih kota Gorontalo yang di pimpin walikota Gorontalo jauh dari urusan dan kepentingan dengan urusan pertambangan. Di kota Gorontalo sendiri tidak ada wilayah pertambangan Rakyat maka walikota tidak ada etika memfasilitasi aksi masa terkait persoalan tambang yang sementara di tangani oleh Polda Gorontalo.












Leave a Reply