Gorontalo, 02/04/2026, Efisiensi anggaran operasional pemerintah provinsi menunjukkan hasil signifikan. Berdasarkan evaluasi terhadap sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terjadi penurunan biaya hingga rata-rata 27 persen, terutama pada penggunaan listrik dan air. Penghematan ini diharapkan semakin meningkat, termasuk pada konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM), seiring penguatan kebijakan kerja fleksibel.
Selama ini, Pemprov Gorontalo telah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sejak 7 Maret 2025 dengan pelaksanaan setiap hari Jumat. Namun, setelah dilakukan kajian internal, hari pelaksanaan tersebut kemudian dialihkan menjadi setiap hari Rabu.
Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut terbukti efektif dalam menekan biaya operasional kantor. Meski demikian, penerapannya tetap memperhatikan sektor layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, Satpol PP, pemadam kebakaran, serta UPTD Badan Pendapatan Daerah yang tetap beroperasi normal.
Sejalan dengan hasil evaluasi tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo berencana memperluas kebijakan kerja dari rumah dengan menambah satu hari pelaksanaan. Usulan ini akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri agar WFH dapat diberlakukan dua kali dalam sepekan, yakni pada hari Rabu dan Jumat, mengikuti praktik di sejumlah daerah lain.
Dengan demikian, Gubernur Gusnar Ismail secara resmi mengumumkan rencana penerapan Work From Home (WFH) selama dua hari bagi ASN Pemprov Gorontalo, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus mendukung pola kerja yang lebih fleksibel.
Hemat Anggaran hingga 27 Persen, WFH Dua Hari Segera Diterapkan di Gorontalo.












Leave a Reply