LIMBOTO — Babak baru pelayanan transportasi darat di Gorontalo dimulai. Terminal Tipe B Limboto, Kabupaten Gorontalo, resmi beroperasi dan siap melayani masyarakat.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail secara langsung menandai pengoperasian terminal dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, sekaligus pelepasan angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Kamis (17/9/2026).
Terminal yang dibangun bertahap sejak 2024 itu kini tampil dengan fasilitas yang jauh lebih representatif. Ruang tunggu dilengkapi AC, tersedia jalur khusus disabilitas, tempat salat, toilet, aula, ruang perkantoran, stan UMKM hingga CCTV untuk menunjang keamanan.
Di luar bangunan utama, tersedia pula area untuk bentor, parkir angkutan sewa khusus serta ruang transit angkutan. Sementara lahan yang masih tersedia direncanakan dapat dikembangkan untuk fasilitas pendukung, termasuk kafetaria.
Namun bagi Gusnar, pembangunan fisik bukanlah akhir. Saat meninjau langsung terminal, perhatian gubernur justru tertuju pada bagaimana fasilitas tersebut dipelihara dan digunakan secara tertib.
“Saya tidak meminta banyak, satu saja, tolong jaga dan rawat kebersihannya. Terminal ini tempat publik dan pelayanan umum, jadi harus ditata dengan baik,” kata Gusnar.

Pembangunan Terminal Tipe B Limboto sendiri dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama pada 2024 menyerap Rp3,9 miliar, dilanjutkan sekitar Rp10,2 miliar pada 2025, dan Rp1,7 miliar pada tahap ketiga tahun 2026. Totalnya sekitar Rp15,8 miliar.
Kini terminal tersebut bukan sekadar bangunan baru di Limboto. Ia menjadi wajah baru pelayanan transportasi publik sekaligus bagian dari ikhtiar Pemprov Gorontalo di bawah kepemimpinan Gusnar Ismail untuk menghadirkan fasilitas publik yang lebih tertib, aman, nyaman dan layak bagi masyarakat.












Leave a Reply